Monday, September 10, 2012

Pola Serangan Kepada Nabi Muhammad Sejak 11 September 2001 yang Menonjol

Bila Anda perhatikan pola serangan kepada Nabi Muhammad sejak 11 September 2001 yang menonjol adalah isu “jihad” dan “jumlah istri”. Dari dua isu pokok itulah kemudian berkembang seakan terjadinya serangan WTC 9/11 New York adalah hasil ajaran Nabi Muhammad. Kemudian disemaikan secara sistematis sehingga gelombang teror sebelum dan sesudah WTC 9/11 dikaitkan langsung kepada ajaran Nabi Muhammad. Akhirnya mengkristal menjadi kriminilisasi agama Islam, oleh sebagian orang Indonesia dan orang luar negeri.

Namun ibarat pribahasa Jawa mengatakan “becik ketitik ala ketara”, lama-lama “konangan”. Bahwa ternyata sejak runtuhnya Uni Sovyet pada 1991-1992 para penguasa dunia (Amerika-Inggris-Israel) harus menemukan musuh baru pengganti komunis Sovyet, yaitu Islam. Musuh harus diciptakan agar industri militer terus berputar, anggaran belanja militer tetap tinggi, panglima punya kerjaan. Yaitu perang ke negeri seberang yang kaya sumber energi dengan merancang destabilisasi pada 97 negara (arc of crisis).
Kebetulan negeri mayoritas muslim menyimpan sumber minyak, gas, mineral, dan kekayaan alam luar biasa menggiurkan; bikin ngiler untuk dirampok oleh mereka yang pegang senjata pembunuh dan sudah garing kekayaan alam di negeri sendiri.
Ini terbukti dari hasil penyelidikan oleh ilmuan dan jurnalis kaum Yahudi maupun Kristiani dari Amerika & Eropa. Mereka menemukan bukti-bukti pasti bahwa serangan WTC 9/11 BUKAN OLEH ARAB DAN ISLAM.
Hasil temuan mereka dapat Anda temukan di situs beken: Veterans Today (veteranstoday.com, Central of Global Research (globalresearh.ca, Voltaire Network (voltairenet.org/en, Prison TV, Infowars, Sherman Skolnick Report, Rense.com, dan puluhan lainnya.
WTC 9/11 Hoax by George Bush and friends??? (dees2.com)
Tokoh-tokoh yang lantang menolak keterlibatan Arab/Islam/Osama dalam peristiwa WTC 9/11 adalah:
Christopher Bollyn,
Prof.James Petras,
Prof.David Ray Griffin,
Thierry Meyssan,
Alan Sabrosky,
Gordon Duff,
Jim Fetzer,
Jeff Rense,
Sherman Skolnick,
Henry Makow,
Eric Huffschmid,
Alex Jones,
Gilad Atzmon,
Wayne Madsen,
Michael Scheuer,
Michel Chossudovsky,
Dr.Kevin Barret,
Danny Jowenko & Debby Menon,
Stewart Ogilby,
dan banyak lagi. Didukung oleh banyak kelompok: 1660 lebih arsitek&insinyur Amerika, 200 pilot senior dunia, ratusan blogger, ratusan veteran. Mereka kebanyakan berkumpul dalam wadah “9/11 thruther”, Yaitu pencari kebenaran yang menolak mentah-mentah Laporan Resmi WTC 9/11 versi Bush-Cheney.
*
*Apa hubungannya dengan Jihad?
Jihad adalah inti perjuangan dalam Islam. Tanpa jihad Islam mati. JIHAD ADALAH, menurut saya sebagai muslim yang pernah pelajari banyak kitab dari berbagai mazhab, BERJUANG MENEGAKKAN KEBENARAN. Jihad adalah ketika ada orang tak bersalah tapi dipenjara, kemudian anda memberi pembelaan. Jihad adalah ketika ada umat kristiani/yahudi/budha/hindu diperlakukan sewenang-wenang, kemudian anda maju membela mereka. Jihad adalah ketika ada orang atheis dirampok, kemudian anda menghukum si perampok dan menyelamatkan korban. Jihad adalah ketika ada orang memancing kemarahan lalu anda mampu menahan diri untuk memelihara perdamaian. Jihad adalah ketika anda merapatkan barisan pecinta damai dan kasih sayang antar mahluk di tengah api angkara murka teror dan penjahat perang.
Maka jihad wajib hidup dan dihidupkan dalam hati sanubari umat islam. Yaitu jihad seperti contoh contoh di atas agar islam sebagai kekuatan moral/akhlaq tetap hidup. Sedangkan serangan WTC 9/11 maupun Bom Bali bukan jihad islam yang diajarkan Nabi Muhammad. Siapa di belakang Bom Bali Anda bisa temukan dari suara:-
Mantan pejabat Intelijen AC Manulang,
Gus Dur, (video interview dengan SBS Dateline)
Nurcholis Majid,
Joe Vials,
Robert S Finnegan, (setelah menulis INI di The Jakarta Post kemudian dia dipecat)
Mike Hariri,
dll.
Peace, Love, and Music (shutterstock.com)
Pejabat-pejabat di Washington, Canbera dan Jakarta yang berdusta tentang WTC 9/11 dan Bom Bali tak akan bisa lari dari dosa dan kualat. Sama palsunya dengan laporan resmi siapa yang mendalangi penjarahan Mei 1998 di Jakarta dan Solo. Mereka akan berhadapan dengan api jihad yang tak akan pernah padam.
*
*Apa hubungannya dengan banyak istri Nabi Muhammad?
Secara sembrono digosipkan bahwa seolah bom bunuh diri demi mendapat 17 istri di surga. Seakan ini ajaran Nabi Muhammad. Kemudian pelaku bom bunuh diri diberi kode “pengantin”. Ini adalah penghinaan dan penistaan inteligen negara indonesia kepada islam.
Sebagai muslim berusia di atas 50 tahun saya heran, Nabi Muhammad mengajarkan serangan bunuh diri? Mana ada sejarahnya? Mana ada iming-iming bidadari 17 atau 21 orang di surga setelah melakukan pembantaian? Yang ada adalah di masa perang: dilarang membunuh/mematikan orang sipil, perempuan, anak anak, lahan pertanian, lumbung pangan.
Bila Nabi Muhammad beristri 10 setelah menjadi duda sekitar 1400 tahun lalu, apa salahnya? Pada saat itu bagus karena orang lain beristri ratusan. Lalu beri isyarat agar di kemudian hari cukup satu istri saja seperti Ali, menantunya.
Jujurlah, Nabi Sulaiman beristri 1000. Jujurlah Nabi Isa meninggal di usia muda tidak sempat beristri. Jujurlah, Nabi Muhammad memuliakan 25 rasul tercatat dalam al-quran, plus tak tercatat 312 dan 124.000 nabi. Mana berani muslim menyerang mereka?
***
sumber : kompasiana.com

0 comments:

Post a Comment